Category Archives: Bali

Gunakan Kekuatan Tanganmu

Kelas Jurnalisme Warga Angkatan II Telah Dibuka:
Gunakan Kekuatan Tanganmu!

Sebab dengan tulisan-tulisan, kamu bisa mengabarkan banyak hal. Cerita pribadi, tempat bersantai, masalah kota, sampai curhat. Apa saja bisa kamu tulis ala Jurnalisme Warga, di mana warga tak hanya jadi objek berita tapi sekaligus penulisnya.

Tak usah takut tulisanmu tidak menarik. Menulis itu karena kebiasaan, bukan hanya soal berbakat atau tidak. Kini waktunya kamu belajar. Sebab Sloka Institute pengelola blog jurnalisme warga Bale Bengong, akan mengadakan Kelas Menulis Jurnalisme Warga.

Materinya tentang teori dasar jurnalistik seperti menulis berita langsung dan berita kisah maupun tentang jurnalisme warga. Bukan hanya belajar teori, peserta akan langsung praktik menulis dipandu pemateri dan fasilitator berpengalaman. Selain jurnalisme, peserta juga dilatih membuat blog untuk mempublikasikan karyanya dan sebagai jurnal harian.

Kapan?
Sabtu-Minggu, 20-21 dan 27-28 Maret 2010 (empat kali pelatihan)
Pukul : 13.00-16.00 WITA Continue reading Gunakan Kekuatan Tanganmu

123 milyar dana JKBM untuk 2,5 juta orang

Kecuali Kabupaten Jembrana, tujuh Kabupaten dan Kota Denpasar di Bali menandatangani MoU Program Jaminan Kesehatan Bali Mandara (JKBM), Kamis, di Kantor Gubernur Bali. Program ini diberikan hanya untuk penduduk dengan KTP Bali dan belum mempunyai jaminan kesehatan, yang jumlahnya diperkirakan 2.536.886 jiwa.

“Kemampuan masyarakat Bali mengakses kesehatan tidak merata, karena itu JKBM memberikan akses pada warga Bali yang belum tertanggung,” ujar Gubernur Bali Made Mangku Pastika, di hadapan otoritas kesehatan kabupaten.

Dalam perjanjian kerjasama ini, Pemprov akan memberikan dana hibah kepada RSUD di seluruh Kabupaten dan Kota sebesar Rp 123, 2 milyar. Pendanaan ini ditanggung bersama oleh Provinsi dan Kabupaten yang terlibat. Penerima dana JKBM terbanyak RSUD Buleleng sebesar Rp 24,5 milyar, Tabanan, 19,8 milyar, dan Gianyar Rp 18,2 milyar. Hanya Kabupaten Jembrana tidak ikut skema pendanaan JKBM ini karena sudah punya program kesehatan gratis yang dikelola kabupaten, Jaminan Kesehatan Jembrana. Continue reading 123 milyar dana JKBM untuk 2,5 juta orang

PJKBM Dinilai Diskriminatif dan Birokratis

Hingga hari ke-5 pelaksanaan program Jaminan Kesehatan Bali Mandara (JKBM), nama program pemberian pelayanan kesehatan gratis dari Gubernur Bali Made Mangku Pastika ini, belum banyak warga yang memanfaatkannya. RS Sanglah, rumah sakit rujukan terbesar di Bali ini belum melakukan sosialisasi pada pasien karena belum ada petunjuk teknis.

JKBM juga dinilai cenderung birokratis dan sangat sedikit layanan yang dibiayai secara gratis. “Kasus darurat seperti kecelakaan malah tak tertanggung,” ujar I Wayan Sukra, Rabu. Sukra tengah mengantre untuk membayar perawatan keponakan perempuannya yang ditabrak motor.
Continue reading PJKBM Dinilai Diskriminatif dan Birokratis

Ibu Ayu, I Cant do What u Did

Jumaendah, demikian nama gadis Ibu Ayu, 50 tahun. Sejak 2005, Ayu telah menemani  sedikitnya 100 pasien miskin dari berbagai wilayah Lombok, Nusa Tenggara Barat yang mencari pengobatan ke Bali. Pada Selasa (15/12), Ayu menemani Riyan Saputra, remaja 15 tahun dari Selong, Lombok Timur.

Riyan saat ini membutuhkan bantuan karena mengidap tumor kelenjar getah bening di lehernya. Riyan terlihat lemah dengan benjolan besar di leher kirinya. Besarnya hampir menyamai ukuran kepala remaja kelas III SMP ini. Ia dirawat di kamar kelas III RS Sanglah Denpasar setelah Rumah Sakit Mataram menyerah dan merujuknya ke Denpasar. Continue reading Ibu Ayu, I Cant do What u Did

Galungan Sunyi di Pulau Menjangan

rusa-menjangan-1

Dua ekor rusa (cervus timorensi) atau menjangan sedang berdiri dengan tenang di dalam Pura Taman Kelenting Sari, Pulau Menjangan, Buleleng, Rabu (14/10). Dua rusa jantan sebesar kuda poni ini seperti penjaga pura. Tanduknya tinggi dan kokoh. Mereka adalah tuan rumah di pulau ini.

Para rusa hanya mengamati ketika sejumlah pengunjung menaruh sesajen di tugu-tugu persembahan, menghidupkan dupa, sampai memulai persembahyangan di Hari Raya Galungan itu. Kehadiran kedua rusa liar ini membuat pengunjung pura terhibur. Continue reading Galungan Sunyi di Pulau Menjangan

Kuta Karnival dan Fasilitas Publik

traffic jam-ngaben di kuta

Merayakan Kuta lewat Kuta Karnival tahun 2009 ini saya jadi teringat dengan keinginan saya menemukan hasrat warga Kuta di balik gemerlapnya. Saya kutip kembali catatan saya tempo hari.

Kemacetan parah kembali terjadi di Jalan Legian, Kuta, awal pekan ini. Kendaraan sama sekali tidak bisa bergerak di sejumlah jalan menuju Legian. Terlihat dua kelompok warga yang bersiap melakukan prosesi ngaben (upacara kremasi) di dua titik berbeda. Iring-iringan perempuan membawa sesajen berbaris di sepanjang jalan.

Sepeda motor saja sulit melalui arak-arakan prosesi karena sepanjang Jalan Legian juga digunakan sebagai tempat parkir. Tanda larangan parkir yang tersebar di sepanjang jalan tak berguna. Malah sulit menemukan celah jalan yang tidak ada parkir kendaraannya. Continue reading Kuta Karnival dan Fasilitas Publik

Lalu, Bagaimana Nasib Ayu?

Ni Putu Ayu, sebut saja demikian, bayi perempuan 18 bulan itu bersama ibunya telah dianggap meninggal oleh keluarga. Dua perempuan dengan HIV ini oleh balian atau “orang pintar” disebut tidak bisa sembuh dan memang dikorbankan untuk Pura Dalem di desanya di Karangasem.

“Biarkan saya mati, tapi jangan anak saya satu-satunya ini,” rintih Wati sebut saja demikian, ibu Ayu, dalam Bahasa Bali, Selasa (16/9).

Ayu kini 1,5 tahun dan tergolek lemah di dipan kecil bersprei putih ruang anak Rumah Sakit Sanglah Denpasar ketika ditemui. Ia masih tak bisa duduk sendiri, jadi ibunya nyaris sepanjang hari menemani. Ayu sudah dua bulan di ruangan kecil khusus pasien kelas III, kelas termurah karena ibunya mengandalkan surat miskin. Continue reading Lalu, Bagaimana Nasib Ayu?

Perempuan dengan Kanker Serviks di Bali Meningkat

Risiko kematian perempuan di Bali akibat kanker leher rahim atau kanker serviks makin meningkat. Kini, angka kematiannya dua kali dibanding angka kematian ibu di Indonesia.

Prof dr I Ketut Suwiyoga, Kepala Instalasi Kebidanan dan Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana di Rumah Sakit Sanglah mengatakan insiden kematian akibat kanker serviks di Bali adalah 150 orang per 100 ribu penduduk. Atau sekitar 5000 orang. Sementara angka kematian ibu sekitar 82 orang per 100 ribu penduduk.

“Sebanyak 85% di antara pengidap kanker serviks meninggal karena sudah stadium invasif. Virus sudah menyebar karena terlambat dideteksi,” ujar Suwiyoga, Jumat. Jika virus telah menginvasi tubuh, akan menyebar ke pembuluh limfa dan darah yang mengakibatkan bengkak kaki serta nyeri. Continue reading Perempuan dengan Kanker Serviks di Bali Meningkat