Tata Ruang Bali mau Kemana?

BUSINESS

Ratusan warga menghadiri rembug rakyat untuk mendesakkan Perda Tata Ruang yang berprinsip berkeadilan dan memperhatikan hak-hak warga, Kamis (30/7) di Wantilan DPRD Bali, Denpasar.

Warga berasal dari berbagai latar belakang yang peduli pada wajah Bali 25 tahun ke depan. Misalnya nelayan, petani, ibu rumah tangga, penyandang cacat atau difabel, pengerajin, dan lainnya. Mereka juga membacakan pernyataan sikap untuk memastikan wajah Bali tak bertambah rusak oleh alih fungsi lahan yang masif dan tak terkontrol oleh pemerintah.

Warga membawa poster berisi kecaman. Misalnya “Tata Ruang bukan Barang Dagangan”, “Tata Ruang yang Ramah untuk Difabel”, dan lainnya. Continue reading Tata Ruang Bali mau Kemana?

Gaya Kenalan Anak-anak Bali-Bronx

Kiriman satu buah greeting books menjadi salam pembuka dari siswa Mont Hall 3, Bronx, New York untuk sekitar 200 anak-anak di Sanggar Anak Tangguh, Sukawati, Gianyar.

Belasan lembar surat perkenalan yang dijilid menjadi buku raksasa itu sangat menarik. Anak-anak Mont Hall memperkenalkan dirinya dengan gaya masing-masing, misalnya melalui hobi dan keluarga mereka. Anak-anak sekolah usia10-12 tahun ini menempelkan gambar, foto, dan ilustrasi dengan seni kolase.

“Helo Indonesia,” tulis mereka di halaman pertama. Dilanjutkan dengan perkenalan diri dan situasi sekolah mereka di Bronx. Continue reading Gaya Kenalan Anak-anak Bali-Bronx

Cabut Pasal Pencemaran Nama Baik

aksi cabut pasal 27 ayat 3 UU ITE-kamarkecilPernyataan bersama Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Denpasar, Bali Blogger Community (BBC), dan Aliansi untuk Kebebasan Informasi tentang Kasus Prita Mulyasari “Bebaskan Prita, Cabut Pasal-pasal Pencemaran Nama Baik”

Prita Mulyasari, seorang ibu rumah tangga, kini telah dijadikan terdakwa dalam kasus  pencemaran nama baik Rumah Sakit Omni Internasional Alam Sutra, Serpong, Tangerang Selatan. Ia  terancam hukuman penjara enam tahun karena didakwa  melanggar   pasal 27 ayat 3 UU No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Dia juga didakwa melanggar  pasal 310 dan 311 KUHP tentang pencemaran nama baik.

Terhadap kasus yang dilatarbelakangi oleh penulisan email yang berisi keluhan terhadap pelayanan Rumah Sakit tersebut, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Denpasar, Bali Blogger Community, dan pecinta kebebasan berpendapat dan berekspresi  di Bali yang tergabung dalam Aliansi untuk Kebebasan
Informasi (AKI)  menilainya sebagai upaya membatasi kebebasan bereskpresi dan menyatakan pendapat. Pasal-pasal pencemaran nama baik yang bersifat multi tafsir memang sangat rawan digunakan untuk melakukan represi terhadap kebebasan menyebarluaskan informasi. Continue reading Cabut Pasal Pencemaran Nama Baik

Korban Pasal Pencemaran Nama Baik

Siaran Pers

Penahanan Prita Mulyasari Melanggar Hak Konstitusional Wargalogo kampanye anti UU ITE

Jakarta, 3 Juni 2009. Jurnalis dan aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat meminta agar Prita Mulyasari dibebaskan. Sebab, penahanan itu melanggar kebebasan warga negara untuk menyampaikan pendapat di depan umum. Hak tersebut dijamin melalui pasal 28 F Undang-undang Dasar 1945.

Menurut Aliansi Jurnalis Independen, pemidanaan pencemaran nama (criminal defamation) merupakan ancaman terbesar bagi kebebasan berekspresi di Indonesia. Banyak negara sudah menghapuskan delik pencemaran nama, tapi Indonesia malah menambah berat delik pencemaran nama melalui UU Informasi dan Transaksi Elektronik. “Kami terus berusaha mendorong penghapusan delik pencemaran nama,” kata Nezar Patria, Ketua AJI. Continue reading Korban Pasal Pencemaran Nama Baik

Kopdar Berbagi Tak Pernah Rugi

logo berbagi tak pernah rugiSloka Institute, lembaga pengembangan media, jurnalisme, dan informasi di Bali mendukung Bali Blogger Community (BBC) untuk kegiatan Berbagi Tak Pernah rugi. Kegiatan pertama adalah, pelatihan teknologi dan komputer untuk anak-anak di Sanggar Anak Tangguh, Guwang, Sukawati, Gianyar.

Dilaksanakan pada Minggu, 7 dan 14 Juni ini, mulai pukul 09.00-12 Wita. Minggu pertama adalah trainning dan minggu kedua evaluasi sekaligus kopdar dan jalan-jalan eksplorasi Guwang, salah satu bengkel kesenian di Bali.

Kontribusi yang dibutuhkan sebanyak-banyaknya adalah relawan pendamping pelatihan, laptop sekitar 20 unit, koneksi internet, konsumsi, souvenir, dan lainnya. Perusahaan atau individu yang berminat mendukung program eksplorasi anak berbasisi teknologi ini , bisa kontak di halaman ini. Continue reading Kopdar Berbagi Tak Pernah Rugi

AJI Denpasar Minta Pengusutan Kasus Kekerasan Wartawan

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Denpasar menyatakan sikap agar mengintensifkan pengusutan kasus kekerasan wartawan. Hal ini diungkapkan dalam Konferensi AJI Kota Denpasar 2009, di Denpasar, Sabtu. Dalam acara ini terpilih Rofiqi Hasan, wartawan Tempo sebagai Ketua AJI Denpasar dan Ni Komang Erviani, kontributor The Jakarta Post untuk periode 2009-2012.

Rofiqi dan Erviani dipilih secara aklamasi setelah unggul suara dalam tahap pencalonan. Keduanya mendapat mandat untuk meningkatkan advokasi untuk kebebasan pers dan informasi yang bertanggung jawab, advokasi kekerasan pada jurnalis, dan penyalahgunaan etika media. Continue reading AJI Denpasar Minta Pengusutan Kasus Kekerasan Wartawan

Nongkrong, ya Paling Asik di Pasar Badung Keto Lo..

Ini adalah postingan pertama dari obrolan of the week (OOTW) online Bali Blogger Community (BBC). Temanya, tempat nongrong asik di Denpasar pada khususnya dan Bali pada umumnya. Tsailah..

But, karena beberapa tempat nongkrong yang asik (dan pernah saya kunjungi) sudah diulas Anton dan Anima, saya ulas tempat jalan-jalan plus nongkrong aja.

Untuk ini, hanya satu tempat yang sangat ingin saya bahas. PASAR BADUNG! Continue reading Nongkrong, ya Paling Asik di Pasar Badung Keto Lo..

Pergulatan Perempuan Pasar Menghadapi Kespro

Kecilnya ukuran kursi dan lamanya duduk, membuat Ni Ketut Partini, 43 tahun, kadang mendapat gangguan pada alat reproduksinya. Ia beberapa kali harus periksa alat kontrasepsi jenis spiral yang dipakainya sejak 15 tahun lalu.

“Saya merasa kadang-kadang pas duduk terus, kelaminnya seperti ditusuk-tusuk sama alat KB-nya. Mungkin talinya longgar ya?” ia tampak bingung menjelaskan keluhannya.

Rasa sakit karena alat kontrasepsi kerap datang karena ia harus banyak duduk. “Kalau berdiri, beteg (bengkak) kakinya,” ibu dua anak ini beralasan. Continue reading Pergulatan Perempuan Pasar Menghadapi Kespro

di mana pikiran beristirahat