Category Archives: Blogging

Mengenalkan Kata Produktif untuk Anak

image: mspoweruser.com
image: mspoweruser.com

“Bun, kami sudah ngobrol soal komputer. Kalau dalam satu bulan tidak produktif, komputer mending dijual.”

Si bun terdiam. Kaget. Kememengan dalam basa Bali. Ini ide yang ekstrim.

Saat liburan panjang sekolah lalu, Bani sudah dikenalkan dengan kata ini. Ia bertanya dan kami menjawab artinya. Berproduksi, membuat sesuatu, tak hanya mengonsumsi. Jurnalisme warga banget dah. Hihi… Continue reading Mengenalkan Kata Produktif untuk Anak

Hayooo, pasti kamu yang danai aksi ForBALI

Masak sih kalian mudah percaya siasat penipu? Saya makin jarang  mengikuti timeline Twitter. Sekalinya nengok, ada hastag tipu menipu level rendah memanfaatkan akun-akun palsu yang dijual peternak akun bot, lagi-lagi mengeluarkan jurus siapa mendanai aksi.

Ini bukan kali pertama siasat baper dikerahkan gerombolan berduit. Sampai ada akun-akun anonym yang umurnya panjang untuk tiap saat mencoba mengarahkan topik. Misal, kok tolak reklamasi terus, itu pantai dikapling hotel kok nggak diprotes? Lah, ini sak laut mau dikapling.   Continue reading Hayooo, pasti kamu yang danai aksi ForBALI

#kayuhkepeken

Tengkyu @antonemus sepeda mininya.

Ketika SD saya bermimpi punya sepeda mini. Membayangkan kayuh sepeda mini dengan keranjang berisi tas dan vas bunga jika piket. Trus gonceng temen di belakang. Uh…

Namun yang dapat sepeda kakak pertama saya, sebuah Federal yang hip ketika 90an. Saya tak memimpikan sepeda mini lagi.

Hingga muncullah penampakan sepeda mini biru dwpan kamar saat usia saya beranjak 34 tahun! Kasih semesta. Continue reading #kayuhkepeken

Bloody Valentine Bali Blogger yang paling mesepuk

bloodyval2016-tanpa logo

Saya sudah berkali-kali menyampaikan terima kasih soal Bloody Valentine 2016 ini di medsos pada para panitia, pengisi acara, dan komunitas serta gerakan yang super greget. Biar lengkap, mari cemplungin di blog. Biar bisa jawa kalau ada kaos Bali Blogger Community (BBC) hilir mudik dengan pertanyaannya, “Masih Ngblog?”

Tahu arti kata basa Bali mesepuk? Nah itulah yang terjadi di BloodyVal 28 Februari lalu. Karena melibatkan banyak pihak, banyak acara, beragam tujuan.

Dimulai dari ngorte kangin kauh di gudang Sloka Institute sama beberapa komunitas untuk memperkenalkan Bali Blogger sekalian ngajak daftar 🙂 Maklum anak-anak BBC sebagian besar sudah bangkotan, perlu digebrak sama darah muda. Perlu disebutkan gak, siapa yang yang masuk daftar lansia ini?  Continue reading Bloody Valentine Bali Blogger yang paling mesepuk

Negara mau larang jual beli alat kontrasepsi?

https://www.facebook.com/luhputu.aridewiyanti/videos/10205037470876789/?pnref=story

blog-foto kisara
foto: fb konseling kisara

Mendapat 2 surel soal 2 rancangan undang-undang (RUU) yang saling terkait namun bertolak belakang semangatnya.

Dari Kisara Bali, lembaga pemberdayaan remaja ini mengirim protesnya tentang bagian dari isi revisi RUU KUHP yang akan mengkriminalisasi alat kontrasepsi.

Pasal 481 rancangan KUHP berbunyi, “Setiap orang yang tanpa hak secara terang-terangan mempertunjukkan suatu alat untuk mencegah kehamilan, secara terang-terangan atau tanpa diminta menawarkan atau secara terang-terangan dengan menyiarkan tulisan tanpa diminta, menunjukkan untuk dapat memperoleh alat pencegah kehamilan tersebut, dipidana dengan pidana denda paling banyak sesuai kategori I”. Continue reading Negara mau larang jual beli alat kontrasepsi?

Kasti lagi

foto via @BaleBengong
foto via @BaleBengong

Kelas Asik Teknologi Informasi (Kasti) Bali Blogger Community (BBC), @Balebengong dan @SlokaInstitute akhirnya muncul lagi. Setelah mangkrak sekitar 2 tahun?

Sedang berlangsung di @Kumpulco, sebuah co-working space anyar di Sanur. Dua PNS berbagi gaya ngblog. Bli @pandebaik ternyata biasanya bikin 3 postingan dari satu peristiwa. Whattt? “Biasanya tulisan pertama tentang suasana, acaranya, lalu hal yang ditanyakan orang misalnya tips atau tutorial,” kata pria PNS Cipta Karya (dulunya Bina Marga) Kabupaten Badung ini kalem. Continue reading Kasti lagi

Galau Sabtu

Oh Sabtu. Ini saatnya menggalau?

Galau tak hanya untuk paramuda. Ibunya Bani dan Satori ini juga sering. Tiap hari. Malah sering di jalan raya, saat naik motor di tengah pikuk Denpasar. Gak terhitung mestinya belok kanan, eh lurus. Harus muter deh.

break bentar, memori melepas masa lajang hampir 10 thn lalu. publikasi perdana di blog ini. hihi. dipotrek antara lukman atau ardiles rante :)
break bentar, memori melepas masa lajang hampir 10 thn lalu. publikasi perdana di blog ini. hihi. dipotrek antara lukman atau ardiles rante 🙂

Tepatnya sih menghayal. Menambah bank ide. Bank di pikiran yang terus meningkat saldonya, bertumpuk menerima sampah yang sangat sedikit didaur ulang jadi aksi. Saking seringnya meracau dengan mahluk dalam kepala.

Di jalan saja menghayal apalagi di tempat tidur. *di frekuensi 101,2 FM sedang ada mba raiso yg nyanyik bergetar-getar, ini mbaknya kok sebegitu terkenal ya padahal lagu dan cara nyanyinya biasa aja* Continue reading Galau Sabtu

Penyanyi rupawan sudah gak zaman

foto fb dialog dini hari
foto fb dialog dini hari

 

Selamat tinggal biduan rupawan. Era kini adalah mereka yang bernyanyi dan mencipta lagu dengan jujur, ya anggap saja demikian.

Muhammad Istiqomah Djamad (Is), Dadang S. Pranoto (Dankie), Muhammad Tulus Rusydi (Tulus). Ketiganya saya tonton baru-baru ini di Denpasar.

Konser Tulus di kampus Unud dipadati sebagian besar remaja dan mahasiswa. Remaja usia SMP dan SMA cukup banyak. Beberapa berperawakan gemuk, pipi chubby, dan kemeja kerah dikancing sampai habis. Continue reading Penyanyi rupawan sudah gak zaman

Curhat di Penggorengan Lapas

IMG_2804

Maret 2014. Selesai dari sini aku akan pulang. Sesampai di rumah aku kan tidur.

Itu adalah penggalan karya E, puisi pendek dalam ebook yang dipamerkan di Pameran Kreatif Bersuara oleh napi anak di Lembaga Pemasyarakatan Anak di Karangasem, pada Rabu (14/5) lalu. Kalimat yang sederhana sekaligus tajam. Pulang dan tidur yang nyaman di rumah sendiri. Itu pasti paling dinanti dari perjalanan hampir 30 anak yang masih dipenjara saat itu.

Dalam ebook ini ada 50 karya esai, puisi, dan lirik lagu yang dibuat dalam Lapas. Sebagian karya yang dibuat sejak akhir tahun lalu, setelah mereka mendapatkan sebuah buku tulis dari tim Yayasan Seni Sana Sini/OneDollarforMusic  yang memfasilitasi program Kreatif Bersuara ini. Beberapa orang anak kemudian dipilih temannya untuk menyeleksi karya yang akan ditampilkan dalam pameran ini.  Continue reading Curhat di Penggorengan Lapas