Mengenalkan Kata Produktif untuk Anak




image: mspoweruser.com
image: mspoweruser.com

“Bun, kami sudah ngobrol soal komputer. Kalau dalam satu bulan tidak produktif, komputer mending dijual.”

Si bun terdiam. Kaget. Kememengan dalam basa Bali. Ini ide yang ekstrim.

Saat liburan panjang sekolah lalu, Bani sudah dikenalkan dengan kata ini. Ia bertanya dan kami menjawab artinya. Berproduksi, membuat sesuatu, tak hanya mengonsumsi. Jurnalisme warga banget dah. Hihi…

Jadilah ia mengirimkan karya tiap hari via email. Dia sudah setahunan buat akun email karena ingin punya akun di Youtube. Ketika email-email-an, sekalian memberi tahu cara berkomunikasi lewat email seperti pembuka, isi, dan salam penutup. Biar gak kebiasaaan seperti beberapa mahasiswa yang kirim undangan cuma attach tanpa ba bi bu apa pun pengantar email.

Kebanyakan karyanya fiksi, puisi dan cerita pendek. Genrenya, agak sarkas. Padahal ortunya berhati kelopak mawar. Saya menganjurkan pengalaman sehari-hari saja atau ketika jalan-jalan, saat dia bilang kehabisan ide. Tapi dia gak suka.

Tapi perjanjian itu tak dilanjutkan usai liburan. Kembali cowo 9 tahun ini sibuk nggame Roblox, ala lego-lego itu usai sekolah. Usai utak atik Minecraft terbitlah Roblox. Saya bilang, poduktif itu membuat apa saja yang disuka, coba buat game.

“Sudah bunda. Coba bunda search how to make roblox tycoon. Udah pernah dan susah.”
“Apanya yang susah?”
“Ngedit, bun.”
“Coba nanti bunda tanya om Yanuar.”
“oh ya ya bun, tanyain ya. Tapi pasti om Yanuar gak tau. Hehe..,” ia terkekeh.

Si bun garuk-garuk. Sebagian diskusi kami bisanya berakhir ala anak Youtuber. Seperti pagi ini. Si adik dari kemarin malam sibuk nyetel lagu Abang Tukang Bakso. Bunda nyanyi. Bani bengong. Tidak kenal lagu itu.

“Coba sebutkan lagu anak yang terkenal pas Bani kecil (ceile, karena mo ABG).”
“Dulu aku sering dengar “beibe beibe oh…” sampai bosan dan aku dislike aja videonya. Eh ternyata yang dislike 2 juta lho.”

Giliran bun bengong.

7 thoughts on “Mengenalkan Kata Produktif untuk Anak”

  1. Okay Bani, challenge accepted.
    nanti om bantuin scripting.
    padahal ini project di waitinglist nomer sekian-sekian. hihihihi…
    ask me by email Bani yaaa….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *