All posts by lodegen

Donor Darah Pertama

bloody-balebengong Bloody Valentine pagi ini di Lapangan Renon diberkahi. Cuaca sangat cerah hingga tengah hari ketika kotak bank darah PMI Badung penuh hingga sulit ditutup. Jam 11.30, diputuskan waktu donor usai, sesuai rencana. Sekitar pukul 2, awan hitam tiba-tiba datang, dan sesaat kemudian, hujan luar biasa lebat.

Hasil sumbangsih darah hari ini adalah 52 kantong darah. Sebagian besar golongan darah O, lalu B. Hanya 4 kantong tipe A, dan dua kantong saja yang AB. Tak heran, dua tipe darah ini sulit dicari ketika banyak pasien membutuhkan. Continue reading Donor Darah Pertama

Tum Nyawan Aman Bagi Perut Bule?

Seorang turis, Matt dan istrinya dari Swedia, pekan lalu datang ke Pusat Informasi Turis di Dinas Pariwisata Denpasar, Jalan Surapati.

Ia membawa peta wisata kota Denpasar dan meminta petunjuk dari petugas di sana, dimana saja bisa mendapatkan makanan tradisional Bali. “Yang membuat saya tidak sakit perut, ya,” Matt dan istrinya nyengir. Mereka berpikir lebih mudah mendapatkan banyak varian makanan tradisional di Denpasar.

Saya lihat petugas menunjukkan Pasar Badung, yang memang dekat dengan lokasi Matt saat ini. Namun, agaknya Matt dan istrinya masih kebingungan. Continue reading Tum Nyawan Aman Bagi Perut Bule?

Awaz, KLB Mata Merah!

Ternyata mata merah adalah penyakit yang sangat berbahaya dan menular dengan cepat. Kenyataannya mamer (mata merah) ini mampu menonaktifkan semua kegiatan Anda dengan cukup sukses. Bahkan, menjauhkan anda dari blog, pesbuk, dll.

Yang lebih menakjubkan, rasa percaya diri langsung turun drastis. Tak berani menatap orang, anti sosial, dan bahkan dipantati pasangan Anda di kamar tidur. Sungguh kejadian luar biasa (KLB) secara personal dan socially.

Soal cara penularannya, adakah yang bisa memberi saya penjelasan kenapa mamer ini dapat menular lewat tatapan (bahkan sekali saja). BUkannya dia nempel di mata, kok bisa loncat ke udara??? plizzzzzzzzz…….help help Continue reading Awaz, KLB Mata Merah!

Belajar dari (alm) Tangkas dan Oktaf tentang Rabies

Ketut Orta, 48, bapak Ketut Tangkas Adi Wirawan (4) yang diberitakan meninggal karena dugaan rabies di The Jakarta Post kemarin hanya bisa pasrah dengan kematian anaknya.

Hingga kini ia tak tahu penyebab kenapa anaknya tiba-tiba meninggal. Dinas Kesehatan Kabupaten Badung menyatakan tidak ada konfirmasi penyebab kematian Tangkas karena tidak ada observasi khusus untuk melihat gejala rabies. Continue reading Belajar dari (alm) Tangkas dan Oktaf tentang Rabies

Mabok Lagi, Akh…(Mabok Bergembira)

jukung-blog1Ini adalah yang kesekian kalinya mabok laut. Dua kali perjalanan laut mabuk bergembira bareng pacar dan suami. Aku mabok kan biasa. Ya gak biasa, mas antonemus mantan pacarku ini.

Konon, kangmas adalah nelayan tangguh di kampungnya di Lamongan dulu. Pesisir utara Jawa Timur adalah tongkrongannya ketika culun dulu. Tak heran, dia sangat menyukai laut, makanan laut, en katanya paham jenis-jenis ikan. Yang terakhir, belum sepenuhnya benar karena kadang salah nebak ikan.

Sekira 36 jam lalu, kangmas anton tunduk (lagi) pada gelombang dan kapal laut. Kini, lautan selat Bali menuju Nusa Lembongan. Gaya mabok laut kita beda. Saya pasrah menumpahkan isi perut pada tas plastik, kalo ayah lebh suka ngasi makan ikan dengan isi perutnya. Continue reading Mabok Lagi, Akh…(Mabok Bergembira)

Seaweed, Here I Come…

lembongan-blog

Jam 2 dini hari, last day on 2008. Kangen Nusa Lembongan dan petani-petani rumput laut, membuat saya terjaga. Lima jam lagi saya akan berangkat memenuhi hasrat bareng anak-anak BBC dan beberapa temen lain yang mendukung baksos BBC di sana.

Kangen ini saya nikmati dengan membuka file foto lama ketika ke Lembongan beberapa bulan lalu. Saya suka sekali Nusa Lembongan. Continue reading Seaweed, Here I Come…

Berdonasi untuk Judicial Review UU Pornografi

krbPerjuangan menolak UU Pornografi (Presiden sudah teken UU ini lho) memulai babak baru. Kompenen Rakyat Bali (KRB) kini telah menyelesaikan draft judicial review (minta MK menguji UU ini apakah layak untuk diundangkan ato tidak). Proses judicial review ini bukan perkara mudah. Tak hanya bikin draft trus diserahkan ke MK

Tapi, KRB bekerja jungkir balik untuk mencari kuasa hukum, dukungan nyata warga, membuat form kuasa dengan materi dari warga. Salah satu aktivis KRB bahkan bilang ini perjuangan yang melelahkan fisik dan mental. Material juga lah. Waktu pertama kali saya ikut (saat itu meliput) rapat KRB saya melihat masing-masing orang yang hadir harus patungan. Ada yang nyumbang 1000, 5000, dan tentu ada yang tak rela merogoh kocek. Continue reading Berdonasi untuk Judicial Review UU Pornografi

Ada Kulkul di Eksebisi Human Faces of Avian Influenza

Aura entertainment emang sulit dipisahkan dari event-event di Jkt. Mungkin sudah jadi resep umum, magnet untuk menarik perhatian orang yang udah suntuk keluar rumah atau kantor dari kesumpekkan jkt.

Di eksebisi karya jurnalistik tentang Human Faces of Avian Influenza, Kamis malam kemarin, yang menjadi bintang malah dua band, Akustika dan Kulkul Band. Band terakhir dari Bali, digawangi 9 anak muda yang bermusik bawa perangkat kecil baleganjur, biola, drum, dan keyboard. Surprized juga. Continue reading Ada Kulkul di Eksebisi Human Faces of Avian Influenza