Ada Kulkul di Eksebisi Human Faces of Avian Influenza




Aura entertainment emang sulit dipisahkan dari event-event di Jkt. Mungkin sudah jadi resep umum, magnet untuk menarik perhatian orang yang udah suntuk keluar rumah atau kantor dari kesumpekkan jkt.

Di eksebisi karya jurnalistik tentang Human Faces of Avian Influenza, Kamis malam kemarin, yang menjadi bintang malah dua band, Akustika dan Kulkul Band. Band terakhir dari Bali, digawangi 9 anak muda yang bermusik bawa perangkat kecil baleganjur, biola, drum, dan keyboard. Surprized juga.

MC-nya ga kalah pamor, Dewi “Dee” Lestari yang lagi in ma rectoverso-nya.

Inti pameran malam itu adalah apresiasi 13 karya artikel, foto, video, radio, dan multimedia yang lolos program hibah media partnership-FAO, Badan PBB yang ngurusi pertanian dan isu terkait sepert flu burung ini.

Namun gong-nya teteup musik.

Untuk karya jurnalistik, sekitar 40% karya bisa dibilang tentang Bali. Dua fotografer, satu jurnalis cetak (me), and seorang sutradara menjadikan Bali lokasi utama.

Kemal Jufri dan Rony Zakaria, dua fotografer profesional muda Indonesia ini membidik manusia Bali up close and personal dengan unggas peliharaannya, kebiasaan adat, dan perilaku unggas. Kalau Kemal, tak hanya Bali sih, tapi juga di Jawa Tengah.

Sementara Dina, pembuat film dokumenter ini dalam salah satu babaknya merekam perilaku unik Wayan alias Ramli, bebotoh tajen tulen di Denpasar.

Pan Ramli ini menurut Kemal dan Dian, punya 3 istri dan fulltime job-nya di tajen. **jadi inget ada caleg yang bikin baliho trus program utamanya support tajen. Klaimnya memelihara warisan budaya.

Emang Bali udah mematenkan tajen? Di mana2 ada tajen kok, di philipine, kamboja, thai..  Saya punya kakak bebotoh juga toh kerjanya menumpuk utang untuk tajen dan tidak menghiraukan keluarga.

Karya lainnya adalah multimedia, karya tim ITB yang bikin website iteraktif khusus flu burung. **Baru sadar ada kategori multimedia, dan seharusnya anak Bali Blogger Community banyak yang ikut. Kata panitia, kategori ini pesertanya langka. Pada gak ngeh aja, padahal yang berbakat bidang ini buanyak banged.

Btw soal BBC, tengs banget untuk brokencode yang sudah dateng ke eksebisi ini. Dian Aryanti juga yang uda SMs-sms. hehe

0 thoughts on “Ada Kulkul di Eksebisi Human Faces of Avian Influenza”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *