Nikmat Ramadhan di Pegayaman

“Nama saya Nengah Panji Islam,” ujar seorang laki-laki setengah baya yang sedang memakai sarung dan kopiah, seusai menjalankan sholat Ashar di Masjid Jamik Safinatusalam, Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng.

Saya kembali bertanya pada sejumlah orang yang saya temui di sekitar desa ini. Ketut Maulana, Ketut Kholidah, Nengah Maghfiroh, dan nyaris semua warga melekatkan nama khas Bali itu di depan nama-nama lengkap mereka yang berbahasa Arab itu. Continue reading Nikmat Ramadhan di Pegayaman

Isu Hot itu Seperti Apa?

Jurnalisme kembali menggairahkan. Senang sekali dapat fokus liputan di isu-isu kesehatan, NGO, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat. Tengkyu Bli Jun dan Mas Har di Jakarta Post Bali.

Tidak seperti wartawan harian lain yang menunggu peristiwa hari itu untuk straight news, aku harus merencanakan liputan sendiri. Maklum, isu-isu ini, apalagi wilayah advokasi NGO, bukan isu hot untuk sebagian besar media harian.

Mulailah aku membuka ingatan dan rajin-rajin ngobrol untuk mendapatkan bahan menarik. Contohnya soal RUU Pornografi (dulu namanya RUU Pornografi dan pornoaksi), serta IPST Sarbagita di TPA Suwung. Ini dua cerita yang menggairahkan minggu lalu. Continue reading Isu Hot itu Seperti Apa?

Green Groups Ingatkan Gubernur Baru soal Kerusakan Lingkungan

Sejumlah lembaga swadaya masyarakat yang tergabung dalam Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Eksekutif Daerah Bali mengingatkan Gubernur Bali terpilih, Made Mangku Pastika akan empat potensi kerusakan lingkungan besar di Bali. Hal ini disampaikan pada minggu pertama tugas Pastika sebagai gubernur melalui surat terbuka yang akan diberikan langsung.

Sebelumnya surat ini telah disebarkan ke publik melalui media dan mailing list. Empat masalah lingkungan besar tersebut adalah potensi kerusakan yang terjadi di hutan, pantai, dan danau. Continue reading Green Groups Ingatkan Gubernur Baru soal Kerusakan Lingkungan

Belajar jadi Wartawan Harian (lagi)

Rencana awal bulan Agustus adalah:
Nulis beberapa feature untuk JP (sebulan 3 kali lah) ? kuliah nyari akta IV 6 bulan ? jadi guru lepas/honorer di SD deket rumah (biar bisa sesekali ngajak Bani) ? buat beberapa rencana bisnis online.

So, pekerjaan yang hampir semuanya bisa dilakukan di rumah. Asoyyy…

Akhir Agustus rencana itu menjadi: Continue reading Belajar jadi Wartawan Harian (lagi)

Need More Than Music

Saya menyukai Marjinal lebih ke bagaimana ia membangun komunitas dan bergembira di dalamnya. Marjinal, kelompok musik yang lebih suka disebut komunitas di Setu Babakan, Jakarta ini dahsyat karena ia memberikan kebangkitan jiwa anak muda dan anak-anak, dalam lingkungannya.

Marjinal, yang bisa saya simak dari lagu-lagunya, review majalah musik, dan kata orang-orang, membuat bangga komunitasnya.  Paling tidak membangunkan orang untuk berpikir dan refleksi saja.

Mereka juga terlibat langsung dalam upaya mengubah sesuatu lewat aksi, tidak hanya menyanyi. Musik bisa memberikan lebih banyak dari pada cuman didengar. Continue reading Need More Than Music

Untukmu Dokter, “Bete..bete…akhhhh…"

Anda tentu telah tahu (ehem!), jika Bani, pria 22 bulanku itu sedang mencret. Cretttt… Ditambah sariawan di rongga mulut dan bibir. Ditandai dengan bercak-bercak plus bintil2 putih menempel manis di dinding dan mulut bibirnya yang merah muda. Perpaduan yang cantik actually, tapi sama sekali tidak dikehendaki.

Hari pertama mencret langsung dibawa ke bidan, tetangga gang sebelah. Saat itu bani menceret and demam lumayan tinggi. Dikasi obat cret dan panas dalam bentuk puyer. Besoknya, alhamdulilah, demamnya menurun dan mencret terhenti. Akhh… betapa leganya. Sungguh, legaaaaaa banged.

Upss, kelegaan sehari menguap karena keesokan harinya, Bani muencret lagi. Kali ini sampe 5-6 kali sehari. Feses cair banget dan berlendir. Dua hari kemudian, karena kondisinya tidak beranjak membaik, kembali mendatangi bidan lain di Jalan Nangka. Bidan ini direkomen banyak pihak karena sudah amat berpengalaman. Continue reading Untukmu Dokter, “Bete..bete…akhhhh…"

Siyal..siyal..

Aduh… Siyal, siyal. Tumben banget perut melilit sepanjang hari gini. Kayanya karena mens kelamaan. Setelah pake IUD alias KB pasang, mens-ku luama sekaleeeeeee, nyaris 2 minggu. Artinya aku mens tiap dua minggu sekali. Siyal..mana mens-nya buanyak banyak lagi. Tadi pagi, malah muncrat di seprei dan kasur.

Halo, dok, gimana nih, kenapa mens-ku lamanya kelamaan. Katanya cuma tiga bulan pertama aja mens-nya banyak. Kok, sekarang dah ampir 6 bulan nih. Jadi pengen buka aja nih si KB ’T” ni. Capek banget ngurus menstruasi.

Bani ruewel lagi. Lagi masuk angin plus sariawan di langit2 bibirnya. Aduk, hari ini ada dua mahluk di dalam rumah yang meringis. Melas-melas bujuk Bani maem sambil menahan mules, eh, digampar Bani. Hwaa…

Matur Tengkiu untuk Perayaan Setahun Balebengong.net

Tiada kesan tanpa kehadiran sabahat handai taulan sekalian (menjiplak isi kartu undangan) di perayaan setahun balebengong.net.

Matur tengkiu untuk teman2 peserta pelatihan jurnalistik dan mengelola blog.
Bapak donator, Agung Alit dari Mitra Bali yang sigap merogoh isi dompetnya.
Bapak Saylow, Adi, Wawan, Rofiqi, DewaTrans7, Dek Didi, Rahaji, Ike, Warung Kopi Renon, dan semuanya yang (maaf tidak diingat puk).

Jasa baik saudara sekalian akan saya kenang selama saya masih mengingatnya. Hwauahuhauahaaa…. Ayo, obrak-abrik balebengong.net semaumu..