Category Archives: Blogging

Kotaku Ramah (Sesaat)

tukad badung yg membelah pasar badung-kumbasari

Ribuan warga berkumpul di nol kilometer Kota Denpasar, merayakan akhir tahun 2010 dengan menikmati kenangan akan kota yang kini makin padat penduduk ini. Warga berharap kota Denpasar yang lebih baik tahun ini.

Sejumlah warga terlihat tertegun dan kadang tertawa menikmati potongan-potongan gambar yang direkam oleh beberapa komunitas fotografer di Denpasar.

Seorang perempuan pedagang canang yang bengong menunggu pembeli. Si pedagang canang menyandar di tembok bangunan tua yang masih sedikit tersisa di kawasan heritage Jalan Gajah Mada. Potret ini dibingkai dalam wadah kaleng minyak yang diterangi lampu neon di dalamnya. Ada juga potret kusir dokar yang juga melamun menunggu pengguna jasanya.

“Wah, Denpasar ternyata punya dokar juga. Lama tidak melihat dokar,” seru Anik, seorang ibu bersama anak perempuannya. Ia tak ingat Denpasar punya moda transportasi dalam kota tradisional yang kelihatan indah di bingkai foto. Padahal, keseharian dokar dan kusirnya adalah keterasingan dan kesepian. Continue reading Kotaku Ramah (Sesaat)

Kota Hijau, tapi Perilaku Hitam

“Mbak, kalau mo ganti jadwal terbang nambah 500 ribu, karena kelasnya beda. Yang sama gak ada,” demikian nona manis, Nur, dari IPC mengkonfirmasi penerbangan Garuda. Rabu malam, 11.35pm di GG House Happy Valley, Jalan Raya Puncak, Cibinong, minggu ketiga Desember. Jadi saya harus menghabiskan 36 jam lagi di Bogor.

Walau kangenku padamu, wahai ayah dan Bani tak tertahankan, tapi berat sekali rasanya mengeluarkan 500 ribu dari dompet. Kan kita mo nabung buat liburan ke Bandung bersama bulan Maret kan, darling??

Lagipula toh saya belum pernah jalan-jalan di Kota Bogor. Nelpon si ayah, dan dengan bijaksananya memberi semangat untuk menghabiskan 24 jam lagi di Bogor. Yes, u r my man. Continue reading Kota Hijau, tapi Perilaku Hitam

Microsoft Bloggership 2011: Lawan Kemiskinan dengan Berbagi Informasi

kampanye kebebasan informasi, desaign by isoul untuk sloka

Tahun ini adalah tahun kemerdekaan jiwa untuk saya dan sejumlah teman lain. Kami memberanikan diri membuat sejumlah program rintisan memanfaatkan media-media social dan internet. Saya berkeyakinan kalau kemiskinan jiwa, harta, percaya diri bisa dilawan dengan informasi. Salah satunya melalui pemanfaatan teknologi informasi.

Awal tahun ini saya dan teman-teman di Sloka Institute membuat sejumlah program rintisan yang sederhana. Program-program pembelajaran teknologi informasi yang kami lakukan secara swadaya dan melibatkan jejaring yang kami miliki. Swadaya dan berjejaring adalah keyakinan lain yang kami semai dan tumbuhkan bersama. Kami, tua-muda, kuat, dan berbahaya J  Meminjam kalimat sakti band SID. Continue reading Microsoft Bloggership 2011: Lawan Kemiskinan dengan Berbagi Informasi

We are a big family

Dahulu kala, ketika 2007, kami adalah pasangan pengantin baru setahun. Sloka Institute baru saja usai surat-surat resminya dan berkantor di Jalan Drupadi, Renon. Harga sewanya Rp 11 juta/tahun. Saya, anton, mercya, dan bodrek mendirikannya dengan patungan Rp 5 juta per orang. Terkumpulah 20 juta, jadi berani sewa kantor mahal.

Apa hubungannya dengan BBC? Di sini, si ayah ketemu pertama kali dengan beberapa orang blogger. Entah siapa aja, beneran saya lupa. Karena saya cuek bebek. Seingat saya, kita juga ga pernah ngobrol serius soal bloger, blog, semacamnya. Mungkin karena saya terlalu cuek, dan dia heboh. Continue reading We are a big family

putu andra, informasi kesehatan, dan solidaritas sosial

penguburuan andra di sidan-gianyar (dok keluarga)

Agus, pria muda 22 tahun ini tersenyum senang. Ia mengusap wajahnya yang berkeringat usai ngamen, berkeliling menyanyi sambil memetik gitar bersama beberapa temannya di Lapangan Puputan Renon Denpasar, Minggu (24/10). Hasil penggalian dana untuk anaknya, Putu Andra, 19 bulan, hari itu berjumlah Rp 4.440.000 rupiah.

“Wah, semoga jumlah yang unik ini membawa mujizat untuk anak saya,” katanya pelan. Istrinya, Nova, katanya sedang sedang melamar pekerjaan. Keduanya baru lulus dari Fakultas Hukum Universitas Udayana.

Beberapa personil band Indie berkumpul di lapangan saat car free day, hari Minggu bergerimis itu. Misalnya band  Rocking Chairs menyanyikan lagu khusus untuk Andra. Sebuah kotak sumbangan dari kardus diletakkan di tengah keramaian warga yang berolahraga. Continue reading putu andra, informasi kesehatan, dan solidaritas sosial

I’am (only) 35 days single parent, hore…

Mendengar kabar beberapa hari ia akan kembali sungguh menyenangkan. Dua minggu terakhir ini aku sudah menghitung hari.  Rasanya tak tahan lagi. Hm, ini mirip sebuah lagu. Ingat jingle-nya tapi lupa penyanyinya.

Hampir tiap hari aku bersama Bani, termasuk mengajaknya ke tempat kerja. Dan memarahinya (dengan rutin, rata-rata 2 kali sehari) seminggu terakhir.  Sumber kemarahanku, coba kuingat-ingat dulu. Pertama, kalau Bani lemot.

Contohnya, pagi-pagi pas ke warung mo beli bahan masakan, Bani yang lagi nonton teve atau main laptop teriak minta ikut. Trus, aku yang sedang di sadel motor menunggunya dengan meriang karena dia pasti bengong dulu di depan pintu, main-main dengan sandalnya, kadang malah pake duduk. Dipanggil, gak nyahut. “Bani, ikut ndak?” kataku sambil berancang-ancang. “Bundaa…..(melolong) ikut,” masih males-malesan, bukannya mempercepat. Continue reading I’am (only) 35 days single parent, hore…