All posts by lodegen

Need More Than Music

Saya menyukai Marjinal lebih ke bagaimana ia membangun komunitas dan bergembira di dalamnya. Marjinal, kelompok musik yang lebih suka disebut komunitas di Setu Babakan, Jakarta ini dahsyat karena ia memberikan kebangkitan jiwa anak muda dan anak-anak, dalam lingkungannya.

Marjinal, yang bisa saya simak dari lagu-lagunya, review majalah musik, dan kata orang-orang, membuat bangga komunitasnya.  Paling tidak membangunkan orang untuk berpikir dan refleksi saja.

Mereka juga terlibat langsung dalam upaya mengubah sesuatu lewat aksi, tidak hanya menyanyi. Musik bisa memberikan lebih banyak dari pada cuman didengar. Continue reading Need More Than Music

Untukmu Dokter, “Bete..bete…akhhhh…"

Anda tentu telah tahu (ehem!), jika Bani, pria 22 bulanku itu sedang mencret. Cretttt… Ditambah sariawan di rongga mulut dan bibir. Ditandai dengan bercak-bercak plus bintil2 putih menempel manis di dinding dan mulut bibirnya yang merah muda. Perpaduan yang cantik actually, tapi sama sekali tidak dikehendaki.

Hari pertama mencret langsung dibawa ke bidan, tetangga gang sebelah. Saat itu bani menceret and demam lumayan tinggi. Dikasi obat cret dan panas dalam bentuk puyer. Besoknya, alhamdulilah, demamnya menurun dan mencret terhenti. Akhh… betapa leganya. Sungguh, legaaaaaa banged.

Upss, kelegaan sehari menguap karena keesokan harinya, Bani muencret lagi. Kali ini sampe 5-6 kali sehari. Feses cair banget dan berlendir. Dua hari kemudian, karena kondisinya tidak beranjak membaik, kembali mendatangi bidan lain di Jalan Nangka. Bidan ini direkomen banyak pihak karena sudah amat berpengalaman. Continue reading Untukmu Dokter, “Bete..bete…akhhhh…"

Siyal..siyal..

Aduh… Siyal, siyal. Tumben banget perut melilit sepanjang hari gini. Kayanya karena mens kelamaan. Setelah pake IUD alias KB pasang, mens-ku luama sekaleeeeeee, nyaris 2 minggu. Artinya aku mens tiap dua minggu sekali. Siyal..mana mens-nya buanyak banyak lagi. Tadi pagi, malah muncrat di seprei dan kasur.

Halo, dok, gimana nih, kenapa mens-ku lamanya kelamaan. Katanya cuma tiga bulan pertama aja mens-nya banyak. Kok, sekarang dah ampir 6 bulan nih. Jadi pengen buka aja nih si KB ’T” ni. Capek banget ngurus menstruasi.

Bani ruewel lagi. Lagi masuk angin plus sariawan di langit2 bibirnya. Aduk, hari ini ada dua mahluk di dalam rumah yang meringis. Melas-melas bujuk Bani maem sambil menahan mules, eh, digampar Bani. Hwaa…

Matur Tengkiu untuk Perayaan Setahun Balebengong.net

Tiada kesan tanpa kehadiran sabahat handai taulan sekalian (menjiplak isi kartu undangan) di perayaan setahun balebengong.net.

Matur tengkiu untuk teman2 peserta pelatihan jurnalistik dan mengelola blog.
Bapak donator, Agung Alit dari Mitra Bali yang sigap merogoh isi dompetnya.
Bapak Saylow, Adi, Wawan, Rofiqi, DewaTrans7, Dek Didi, Rahaji, Ike, Warung Kopi Renon, dan semuanya yang (maaf tidak diingat puk).

Jasa baik saudara sekalian akan saya kenang selama saya masih mengingatnya. Hwauahuhauahaaa…. Ayo, obrak-abrik balebengong.net semaumu..

Warga Perlu Mengawal Kebebasan Media

Sekitar 50 konsumen media di Bali mendiskusikan pelanggaran oleh media. Antara lain kurang diperhatikannya kepentingan publik, tidak jelasnya batas antara iklan dan berita, serta kurang terlibatnya warga sebagai konsumen media. Karena itu warga juga perlu berdaya untuk mengimbangi kebebasan media tersebut. Rembug warga konsumen media itu dilaksanakan di Danes Art Veranda, Denpasar Minggu (27/7) malam kemarin. Continue reading Warga Perlu Mengawal Kebebasan Media

Ayo, Konsumen Media Bersatu

Hasil Ngobrol Santai, Cafe Art, 19 Juli 2008
Persiapan Rembug Warga Konsumen Media

Beberapa hal yang didiskusikan:

Ikhwal gagasan rembug konsumen media: hasil diskusi, perbincangan milis, dsb soal kualitas informasi media. Misalnya terbatasnya ruang koreksi bagi pembaca, tingginya intensitas berita iklan yang terselubung, sulitnya bagi isu-isu non politik dan kriminal masuk ke meja redaksi. Selain itu Bali belum melakukan gerakan edukasi konsumen media sebagai upaya mengkritisi pemberitaan, melakukan koreksi, dan lainnya. Fakta yang tersembunyi adalah banyak yang tidak paham bahwa tanda bintang adalah iklan bahkan anggota DPRD, pejabat eksekutif, dll. Persoalannya berita macam ini bermuatan serius, berdampak psikologis, yang berdampak sangat luas pada publik.

Mengajak semua elemen/individu terlibat dalam rembug warga ini sebagai pelaksana dan peserta aktif: sebagai upaya mendidik konsumen media dan hak pembaca atas informasi untuk publik. Apalagi kita semua berkepentingan pada kualitas informasi di media. Pada pertemuan awal sabtu lalu (19/7) yang akan mengawal rembug warga ini adalah Walhi Bali, Bali Journalist Organizer, Sloka Institute, Kisara PKBI, Popo Danes. Lembaga atau individu lainnya silakan bergabung dalam pelaksanaan rembug nanti. Continue reading Ayo, Konsumen Media Bersatu

Perayaan Setahun Jurnalisme Warga Bali, balebengong.net

Sebagai langkah awal, kami mencoba menggugah kesadaran dan partisipasi warga dalam portal jurnalisme warga serta bagian dari kampanye kebebasan informasi untuk publik.

Membuka kesempatan trainning singkat menulis kreatif dan mengetahui seluk beluk jurnalisme serta pelatihan ngeblog gratis. Continue reading Perayaan Setahun Jurnalisme Warga Bali, balebengong.net

Nyoblos Gubernur Bali Hari Ini: Dipaksa Golput

Dua kawan, pagi-pagi benar sudah berteriak garang. Namanya tidak masuk list pemilih, padahal punya kartu pemilih. Ratna, wartawan Tokoh, sebal setangah mati karena tak bisa nyoblos di TPSnya.

Sementara bang yoskebe senewen, karena ibunya yang sudah meninggal malah ada di daftar, dia yang sudah menyiapkan diri sebulan ini melatih menusuk (hehe…) calon idamannya bisanya gigit kelingking. Maklum, ia mengharapkan kelingkingnya berwarna hitam karena celupan tinta tanda telah memilih.

Gak heran deh, nanti suara golput pati lebih dari 30%. aYO, berani bertaruh??? Sayang sekali, padahal mereka dipaksa untuk golput karena tak validnya data. Siyalnya lagi, media tak pernah memberi nilai pada angka golput ini karena diasumsikan warga aja yang males. So, beruntunglah kamu yang punya hak suara.

Pilkadal Bali tahun ini sungguh sulit diprediksi. Tiga calon gubernurnya (kalau ketiga wakilnya gak masuk hitungan persaingan, karena memang tidak proporsional), punya amunisi. Siapa pemennagnya???