Nafsu dan Asmara itu Cupcake




Alkisah pada suatu hari Sabtu di Subak Dalem.

Selusin plus satu laki dan perempuan bertekad memerangi kebodohan mereka membuat cupcake. Datanglah seorang gadis berputra dua yang menjadi guru pembasmi kebodohan ini.

“Hentikan ngiler di depan etalase cupcake,” demikian titah Yangmulia chef Ninok, lulusan PSSRD Unud yang kini bergabung dengan ISI Denpasar ini. Kesaktian Ninok bisa diintip di blognya, cacacake.wordpress.com ato galeri pesbuknya.

Dimulailah petualangan memadu kasih dengan tepung terigu, telur, mixer, dan lainnya ini. Dan beberapa puluh menit kemudian, walla.

Selusin cupcakes hand made and soul made by arie, bayu, yanuar, sakti, rara, me, bani, chipi, tj, anton, riri, bani, dan ninok guestar Sambel Curcol I.

Nah, kalo isi diskusinya sungguh sangat rahasia. Hanya bisa di copas di Sambel Curcol berikutnya. Informasi adalah kekuatan, karena itu curcol adalah keniscayaan.

One thought on “Nafsu dan Asmara itu Cupcake”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *