Gembok Vagina




Saya terangsang untuk meledak ketika dengan bangganya seorang pengusaha panti pijat di Malang mengatakan sebagai pelopor pemakaian gembok di celana pegawai permpuan panti pijatnya.

Nah, sekarang serpihan ledakan telah bertebaran…

Kalau ada yang mendukung tindakan itu, (pemerintah Malang katanya mau niru??)  itu silakan dipikirkan kembali maunya apa ya.

Naskleng, hak asasiku untuk kencing hilang. Gimana kalo bosnya yang pegang kunci gembok lagi ML pula??

Vagina digembok. Wong orang ML kan ga cuman vagina pak. Pake mulut, lidah, gigi, tangan juga bisa. Pake tusuk gigi? paku? Silaken tanya dokter boyke.

Ini jelas ide laki-laki karena cara pandangnya telah menjawab. Maunya vagina, untuk dimasukin. Biar ga dimasukin orang lain, digembok ajah. Sana ML ma pintu..

***kenapa akhir-akhir ini postinganku naik darah semuah?? Pasti karena menstruasinya kelamaan ya.

0 thoughts on “Gembok Vagina”

  1. waduh meledak2 gini. Yup saya setuju itu ga manusiawi. Tapi bukan rahasia umum juga kalau tempat panti pijat jadi arena esek2. Jadi solusi manusiawi biar panti pijat ga jadi tempat esek2 apa ya???

    salam kenal

  2. wah…tren celana dalam baru kali mbok…:)
    Perempuan selalu disebut-sebut menjadi “biang” dari seks bebas or everything…
    “mari kita perjuangkan hak-hak perempuan!!”
    :)btw…kita saingan bikin gembok Penis aja yukz…
    aku jadi marketingnya…

  3. ady gondronk: ck…ck.. silaken pijat di malang. hehe. ingat bawa kunci gemboknya ya

    febra: ini efek IUD yang baru aku pasang. ngerti IUD kan? hehe

    proletarman: eh, mana blognya? kan bingung mo nyapa

    didut: penis digembok lucu juga kayanya

    widari: idem jeng

  4. seperti jaman perangnya pasukan sparta aja, istri ditinggalin di rumah, digembokin juga kelaminnya…
    yup benar sekali, hubungan seksual tidak selalu harus lewat vagina saja..tetap saja bisa mandi kucing, petting susu, rimming, rempon….hehe pada bingung dengan istilah itu ya?

  5. heran deh logika orang – orang kok suka aneh – aneh ya?? senggama terjadi kan gak karena salah vagina, tapi salah tuh otak mikirnya ngeres melulu. coba kalo gak kepikir, berdiri juga gak tuh si penis apalagi mpe minta vagina. konyol kan? kenapa gak otaknya aja digembok jadi pas waktunya dipake mikir yang ngeres – ngeres baru dibuka pasti gak akan ada lagi deh masalah – masalah yang katanya “amoral” tapi tetap aja peminatnya banyak, kenken toh????

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *