maaf om wiji thukul, yg tersisa hanya romantika




kaos wiji thukul dari sinteshirt

NARASI WIJI THUKUL
tujuan kita satu ibu : pembebasan

disini
kubaca kembali
: sejarah belum berubah!

tanah air digadaikan
masa depan rakyat di gelapkan
(dan)
derita sudah naik ke leher
kau
menindas
sampai di luar batas
(dan)
derita sudah matang
bahkan busuk
tetap ditelah?

maka hanya ada satu kata : lawan!

kita tidak sendirian
kita satu jalan
tujuan kita satu ibu : pembebasan

satu mimpi, satu barisan
(maka)
jika kami bunga
engkau adalah tembok itu
telah kami sebar biji-biji
suatu saat kami akan tumbuh bersama
dengan keyakinan : engkau akan hancur!

kutundukkan kepalaku
kepada semua kalian para korban
sebab hanya kepadamu kepalaku tunduk
kepada penindas
tak pernah aku membungkuk
aku selalu tegak

(setelah 12 tahun, baru kali ini aku membaca syair ini secara penuh. kalimat sakti dari orator ketika jadi mahasiswa baru dulu)

3 thoughts on “maaf om wiji thukul, yg tersisa hanya romantika”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *